Letkol Arh Dian Musriyanto disambut oleh prajurit Kodim 0808/Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Letkol Arh Dian Musriyanto disambut oleh prajurit Kodim 0808/Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Perwakilan prajurit dan PNS Komando Distrik Militer (Kodim) 0808/Blitar menyambut kedatangan Komandan Kodim 0808/Blitar yang baru Letkol Arh Dian Musriyanto. Kedatangan Dandim baru ditandai dengan tradisi penyambutan pimpinan baru, Rabu (5/8/2020) di Makodim 0808/Blitar. 

Letkol Arh Dian Musriyanto resmi menjabat sebagai Dandim 0808/Blitar menggantikan Letkol Inf Kris Bianto yang ditandai dengan serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, di aula Makorem 081/DSJ Madiun, Selasa (4/8/2020) kemarin.

Baca Juga : Korem 081/DSJ Gelar Sertijab, Dua Dansat dari Blitar Berpindah Tugas

Sebagaimana tradisi penyambutan warga baru, Letkol Arh Dian Musriyanto selaku komandan baru terlebih dahulu menerima penyambutan dari Kepala Staf Kodim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan di dampingi Ibu Wakil Ketua Persit KCK Cabang XXII Ny Leo Eustatius Paurakan. Penyambutan diawali dengan pengalungan bunga kepada Letkol Arh Dian Musriyanto dan pemberian bunga tangan kepada Ny Dewi Dian Musriyanto.

Acara kemudian dilanjut dengan pemberian penghormatan dan laporan oleh Perwira Piket Kodim 0808/Blitar kepada Komandan Kodim 0808/Blitar yang baru. Dandim baru kemudian menuju ke jaga santri untuk meneirma penghormatan berjajar. Selanjutnya Dandim baru menerima ucapan selamat datang dari seluruh anggota dan ibu-ibu Persit KCK Cabang XXII Kodim 0808/Blitar.

Dikatakan Kepala Staf Kodim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan, tradisi penyambutan komandan baru merupakan  protap satuan yang harus dilaksanakan setiap menerima warga baru sebelum masuk Kodim 0808/Blitar.

Baca Juga : Letkol Inf Tejo Baskoro Hari Ini Resmi Jabat Dandim 0826 Pamekasan

“Acara ini sudah menjadi tradisi di lingkungan TNI. Tujuanya ialah untuk memupuk dan meningkatkan jiwa korsa serta rasa bangga terhadap satuan. Dengan tradisi ini diharapkan  akan terwujud semangat juang yang tinggi pada setiap prajurit dalam mengemban tugas-tugas selanjutnya,” kata Leo.