Kantor Bupati Blitar di Kanigoro.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Kantor Bupati Blitar di Kanigoro.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Kantor Bupati Blitar di Kanigoro diutup sementara menyusul 4 pegawai bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan dilakukan selama empat hari mulai Kamis 6 Agustus hingga Senin 10 Agustus. 

Dikatakan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti, pada awalnya penutupan hanya akan dilakukan untuk ruangan kantor bagian Prokopim saja. Namun karena ruang bagian Prokopim berdekatan dengan ruangan bagian lainya termasuk ruang kantor bupati dan wakil bupati, akhirnya diambil keputusan kantor Bupati Blitar ditutup sementara waktu untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Baca Juga : Hotel Kota Malang Gelar Simulasi Pernikahan di Tengah Pandemi, Dinkes Tekankan Hal Ini

“Rencananya akan ditutup sementara. Dan akan dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan,” ungkap Krisna Yekti, Rabu (5/8/2020). 

"Rencananya semua dan akan dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan," lanjutnya.

Keempat staf Prokopim yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini diisolasi di LEC Graum. Mereka diduga tertular Covid-19 dari pegawai BNN Kabupaten Blitar. 

Kronologinya, ada seorang pegawai BNN Kabupaten Blitar berkunjung. Beberapa hari usai berkunjung, pegawai BNN itu dinyatakan positif Covid-19. “Keempat staf Prokopim ini memiliki riwayat kontak erat dengan pegawai BNN yang positif covid-19,” paparnya.  

Tak hanya bagian Prokopim, kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar di Jalan Semeru Kota Blitar juga ditutup setelah satu staff terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan dimulai pada Kamis 6 Agustus hingga Jumat 7 Agustus. Kegiatan di Kantor Dinkes baru akan kembali normal pada Senin 10 Agustus. 

Pegawai Dinkes yang terkonfirmasi positif Covid-19 diketahui memiliki riwayat perjalanan dari luar kota. Yang bersangkutan saat ini dirawat di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. 

Baca Juga : Potensi Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang Melebihi 66 Persen

“Kami bergerak cepat melakukan tracing dan testing. Total ada 225 orang yang hari ini telah di swab test. Mereka terdiri dari pegawai Dinkes dan Sekretariat Pemkab,” pungkasnya.