Ilustrasi
Ilustrasi

Guna menjamin kesehatan, keamanan, dan kelayakan daging kurban pada pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1441 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar akan meningkatkan pengawasan teknis kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner hewan kurban. 

Salah satu upaya yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian adalah mempersiapkan 43 tenaga kesehatan. Di Idul Adha nanti mereka ditugaskan untuk memeriksa kualitas daging kurban agar memenuhi kriteria daging ASUH, yaitu aman, sehat, utuh, dan halal.

Baca Juga : Masa Recovery, Pemkot Malang Beri Keringanan Pajak Non PBB Sampai 50 Persen

Sesuai dengan anjuran Pemerintah, pemeriksaan daging kurban dilaksanakan secara protokol kesehatan. Petugas di lapangan diwajibkan memakai masker, jaga jarak, dan berbaju lengan panjang. 

Dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar Rodiyah, 43 petugas ini sebagian berasal dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (IPDH) Kota Blitar. Mereka akan diterjunkan ke musala dan masjid yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Enam di antaranya juga akan disiagakan di Rumah Potong Hewan (RPH) Dimoro yang melayani penyembelihan hewan kurban tanggal 31 Juli sampai 4 Agustus 2020.

“Tenaga kesehatan ini nantinya akan memeriksa kualitas daging kurban agar memenuhi kriteria ASUH sehingga aman dan sehat dikonsumsi. Selain daging, beberapa organ dalam hewan mulai dari jantung, paru-paru dan jeroannya akan diperiksa petugas yang kami terjunkan,” ungkap Rodiyah dilansir BLITARTIMES dari laman situs resmi Pemkot Blitar, Rabu (29/7/2020). 

Sebelumnya Dinas Ketahanan dan Pertanian Kota Blitar menerjunkan personel ke pasar hewan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban. Apabila ditemukan hewan yang memiliki masalah kesehatan, petugas akan langsung memberikan obat agar hewan tersebut segera sehat dan layak dikonsumsi setelah disembelih pada Idul Adha. 

Baca Juga : Pantau Penjualan Hewan Kurban, Dinas Peternakan Gandeng PDHI

Tidak hanya itu. Bulan Juli, Rodiyah juga menerjunkan tim ke pasar hewan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban. Hewan yang memiliki masalah kesehatan langsung diberi obat agar segera sehat dan layak dikonsumsi saat disembelih nanti. “Kami terjunkan tim ke Pasar Hewan Dimoro pada 15 Juli 2020 kemarin untuk memeriksa kesehatan hewan kurban,” pungkasnya.