Korban yang telah ditemukan tewas didalam kamar hotel (Ist)
Korban yang telah ditemukan tewas didalam kamar hotel (Ist)

Seorang  pria asal Jalan Pemuda, Kelurahan Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Bali, ditemukan tak bernyawa disebuah kamar hotel pada Selasa (28/7/2020) petang.

Pria dengan tato pada lengan dan paha  yang diketahui bernama David, berusia 48 itu, ditemukan tak bernyawa disebuah kamar hotel dikawasan Kecamatan Klojen, Kota Malang. Diduga pria tersebut tewas lantaran mengalami serangan jantung.

Baca Juga : Usai Dibangunkan dari Tidur, Pedagang Pakan Ayam Mendadak Tewas

Kapolsek Klojen Kompol Fatkhur Rohman, membenarkan adanya penemuan mayat pria asal pulau dewata tersebut. Korban pertama kali ditemukan oleh petugas hotel di dalam kamar 507.

Saat itu, sekitar pukul 16.30 WIB, petugas hotel mendatangi korban mengingatkan terkait waktu check out hotel. Namun saat diketuk pintunya, tak kunjung ada respons dari korban.

Karena tak ada respons, kemudian petugas hotel berinisiatif untuk membuka pintu dan masuk ke dalam kamar. Begitu kamar dibuka, korban ditemukan berada di atas kasus dengan posisi miring ke kiri.

"Setelah masuk korban ditemukan sudah meninggal dunia," terangnya.

Petugas hotel yang mengetahui kejadian tersebut, lantas segera melaporkan kepada pihak berwajib yang langsung mendatangi lokasi bersama tim medis.

Dari hasil pemeriksaan, korban dalam kondisi telah tak bernyawa. Kondisi tubuhnya sendiri tidak didapati tanda-tanda tindakan kekerasan dan hanya terlihat tanda tubuh korban mulai akan mengalami pembusukan.

Baca Juga : Hotman Paris Sindir Musisi Bali yang Tak Percaya Covid-19, Jerinx SID Beri Jawaban Pedas

"Korban sendiri dari informasi yang diperoleh menginap di hotel seorang diri dan hanya check in di hotel tersebut selama satu malam saja," jelasnya.

Sementara itu, saat ditemukan, korban mengenakan baju hitam dan celana pendek motif loreng. Di samping tubuh korban juga ditemukan noda coklat yang ada di sprei. Namun belum diketahui apakah noda coklat tersebut muntahan korban atau bukan.

Usai oleh TKP, jasad korban kemudian dievakuasi oleh tim medis ke kamar jenazah RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum mengenai penyebab kematian pasti korban. Sebelumnya juga diperoleh informasi, jika korban sempat mengeluhkan mengalami sakit pada bagian dada.

"Pihak keluarga korban sudah kami hubungi untuk segera menuju kamar jenazah," pungkasnya.