Wali Kota Blitar Santoso secara simbolik menyerahkan sejumlah bantuan kepada peserta sunatan masal.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Wali Kota Blitar Santoso secara simbolik menyerahkan sejumlah bantuan kepada peserta sunatan masal.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat konsisten dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot)  Blitar. Di bidang sosial, pemkot melalui Dinas Sosial kembali melaksanakan sunatan masal (khitanan masal) sebagai upaya membantu dan meringankan beban masyarakat. Kegiatan ini juga dalam rangka memberikan perhatian dan motivasi kepada anak-anak. 

Sunatan masal yang diinisiasi Dinas Sosial tahun ini mengkhitankan 78 anak yang berasal dari 21 kelurahan di Kota Blitar. Karena dilaksanakan dalam situasi pandemi covid-19, sunatan masal tahun ini dilaksanakan secara protokol kesehatan di tiga puskesmas yang berada di tiga kecamatan di Kota Blitar. Sunatan masal dilaksanakan mulai Selasa (28/7/2020) dengan simbolik di kantor wali kota Blitar. 

Baca Juga : Bahas Perubahan Anggaran 2020, Pemkot Blitar Fokus Pemulihan Ekonomi

“Pagi ini di kantor wali kota simbolis saja untuk tiga kecamatan dengan perwakilan tiga orang. Nanti pelaksanaanya di tiga puskesmas di Kota Blitar. Setiap harinya, hanya mengkhitan enam anak untuk setiap puskesmas. Ini dilakukan untuk menghindari kerumunan,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Blitar Prito Istanto. 

Diharapkan sunatan masal yang digelar bisa membantu beban orang tua dan memberikan kegembiraan bagi anak. Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin Dinas Sosial Kota Blitar setiap tahun.

“Ini agenda rutin kami setiap tahun. Untuk tahun lalu, karena tidak pandemi, kami laksanakan di gedung kesenian Kota Blitar. Sekarang karena pandemi, teknisnya kami laksanakan terpisah di masing-masing kecamatan,” paparnya.

Sunatan masal yang setiap tahun digelar Dinas Sosial mendapat apresiasi dari Wali Kota  Blitar Santoso. Dalam melaksanakan sunatan masal, Dinas Sosial bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Blitar. Peserta yang sudah terdaftar akan dijadwal untuk dikhitan oleh Dinas Kesehatan di masing-masing kecamatan. 

“Mudah-mudahan benar-benar bisa membantu masyarakat khususnya yang menginginkan khitanan melalui pemerintah daerah. Harapannya ,semua bisa berjalan lancar,” tandas Santoso. 

Selain dikhitan, anak-anak yang ikut sunatan masal juga diberikan bantuan oleh Dinas Sosial Kota Blitar. Bantuan meliputi sarung, sandal, kaus, kopiah, serta uang saku diharapkan bisa memberikan kegembiraan dan kebahagiaan kepada anak-anak.

Baca Juga : TPS Keliling, Inovasi KPU Kota Blitar di Tengah Pandemi Covid-19

“Kami tidak memandang strata sosial. Siapa pun warga Kota Blitar  boleh ikut sunatan masal yang difasilitasi pemerintah daerah,” pungkas orang nomor satu di Kota Blitar.