Wisatawan tampak bersantai di Pantai Serang, Blitar.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Wisatawan tampak bersantai di Pantai Serang, Blitar.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

Setelah tiga bulan ditutup akibat pandemi covid-19, sejumlah tempat wisata di Kabupaten Blitar mulai menerima kunjungan wisatawan pada hari pertama.

Berdasarkan pantauan media ini, jalanan di wilayah Blitar selatan tampak cukup ramai oleh lalu-lalang kendaraan wisatawan yang memasuki kawasan wisata Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.

Baca Juga : Upacara Kasada Tahun Ini Digelar Secara Privat, Hanya untuk Masyarakat Suku Tengger

Mulai di pintu masuk kawasan wisata Pantai Serang, pengelola objek wisata menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung. Antara lain pengecekan suhu tubuh, mewajibkan cuci tangan, dan memakai masker serta face shield.

Pengunjung dengan suhu tubuh yang melebihi batas normal kesehatan juga tidak diperbolehkan langsung masuk kawasan wisata. Mereka dipersilahkan untuk istirahat di posko kesehatan sebelum dicek ulang.

Kepala Desa Serang Dwi Handoko mengatakan, sejak dibukanya kawasan wisata Pantai Serang mulai pukul 08.00 , ombongan wisatawan dengan kendaraan bernomor plat AG mulai berdatangan.

"Alhamdulillah hari ini kawasan wisata Pantai Serang sudah mulai beroperasi lagi. Hari ini kami sebenarnya masih uji coba dengan menerapkan protokol kesehatan. Pengunjung rata-rata rombongan keluarga dan masih pengunjung lokal Blitar saja," ungkap Dwi Handoko.

Pihaknya memprediksi pada minggu pertama pembukaan objek wisata, pengunjung tidak akan terlalu ramai seperti biasanya. Oleh karena itu, pihaknya ingin memantapkan penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung maupun petugas di kawasan wisata.

"Untuk minggu pertama ini, kami akan fokus uji coba penerapan protokol kesehatan. Dua hari ini kami uji coba. Senin kami tunggu verifikasi dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar. Kunjungan pun kami batasi. Itu pun masih jauh dari prediksi. Untuk hari ini, mungkin masih 500-an orang yang datang," tambahnya.

Untuk itu, Handoko mengiimbau  wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Serang hendaknya mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan. Selain itu, pengunjung dari luar daerah  belum disarankan untuk berkunjung untuk mengurangi potensi penularan covid-19.

Baca Juga : Pendapatan Sektor Wisata di Malang Menurun, Disparbud Segera Bahas dengan Dewan

Harapannya, pengunjung yang ingin berkunjung ke Serang syaratnya harus sehat. Kalau dicek suhu tubuh ternyata melebihi batas, wisatawan itu disarankan untuk istirahat terlebih dahulu.

"Kalau suhunya masih tinggi, kami sarankan untuk pulang. Selain itu, pengunjung dari luar kota juga belum disarankan meskipun belum ada imbauan," ujarnya.

Arini (19), salah seorang pengunjung asal Gedog, Blitar, mengaku tahu bahwa Pantai Serang telah dibuka kembali melalui sosial media. Menurut dia, dirinya sudah lama sekali tidak beriwisata semenjak adanya pandemi covid-19.

"Tahu sudah buka dari sosial media. Ya meskipun sudah bisa berwisata, kita harus tetap taat protokol. Pakai masker dan tetap social distancing jangan sampai diabaikan," tegas Handoko.