Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti
Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti

Seorang Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Blitar dilaporkan positif  virus Corona (Covid-19). Meski demikian, situasi dan kondisi tidak berpengaruh terhadap pelayanan pemerintah desa setempat kepada masyarakat. 

Dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, pada 14 Juni lalu ada seorang warga Kecamatan Selopuro yang positif Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Situasi ini ditindaklanjuti dengan rapid test massal di Kecamatan Selopuro yang diikuti Muspika, petugas medis dan Kades. Hasilnya dari sekitar 50 orang yang di-rapid test ada 22 yang reaktif. Mereka yang reaktif langsung diambil tes swab dan hasilnya dua terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona.

Baca Juga : Normalisasi Drainase, Temuan Satgas DPUPRPKP Bikin Geleng Kepala

“Dari rapid test ini ada beberapa yang reaktif. Kemudian dilakukan test swab dan hasilnya ada dua yang positif yakni Kades Selopuro dan tenaga kesehatan di Kecamatan Selopuro berusia 38 tahun,” ungkap Krisna Yekti, Jumat (3/7/2020). 

Adapun untuk kantor Desa Selopuro tempat Kades tersebut bertugas ditutup selama enam hari. Terhitung sejak 29 Juni hingga 5 Juli 2020. Selain Kantor Desa Selopuro, Puskesmas Kecamatan Selopuro juga dilockdown selama lima hari. 

Saat dihubungi, Camat Selopuro Deny Chandra Himawan, menjelaskan kondisi ini tidak berpengaruh terhadap pelayanan di Kantor Desa Selopuro. Pelayanan berjalan seperti biasa. Namun masyarakat yang memiliki kepentingan diminta untuk mendatangi rumah perangkat desa. Kegiatan di pemerintahan desa juga dipastikan berjalan lancar dengan secara teknis untuk sementara dikoordinir oleh Sekretaris Desa yang intens berkoordinasi dengan kepala desa. 

“Pak kades kondisinya baik. Dalam menjalankan pemerintahan desa, beliau intens berkoordinasi dengan sekdes melalui telepon. Sedangkan pelayanan selama kantor tutup tetap jalan dengan mengarahkan masyarakat untuk mendatangi rumah perangkat desa," paparnya.

Baca Juga : Besok Dibahas, Ini Empat Ranperda Usulan Pemkot Malang

Sekedar diketahui, Hingga Jumat 3 Juli 2020 Kabupaten Blitar mencatat kasus positif Covid-19 menjadi 31 kasus. Rincianya, 17 orang sembuh, sembilan orang dirawat dan lima orang meninggal dunia.