Krisna Yekti.(Foto : Team BlitarTIMES)
Krisna Yekti.(Foto : Team BlitarTIMES)

Kabar baik kembali datang dari Kabupaten Blitar. Sebanyak 17 pasien positif virus Corona (Covid-19) dinyatakan sembuh. Kabar ini menjadi harapan bagi Kabupaten Blitar untuk kembali menjadi zona kuning. 

Dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19  Kabupaten Blitar Krisna Yekti, meski ada penambahan kasus positif Covid-19, namun  angka pasien covid-19  di Kabupaten Blitar yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah setiap harinya. 

Baca Juga : Puluhan TNI Geruduk Rumah Dinas Kapolres Malang Kota

"Data yang kami terima, saat ini ada 17 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh. Hasil swab terakhir mereka dinyatakan negatif. Seluruh pasien saat ini dalam kondisi sehat. Beberapa pasien sembuh terbaru dari Kecamatan Wonodadi, Doko, Kesamben dan Wlingi,” ungkap Krisna Yekti, Rabu (1/7/2020). 

Dia menambahkan, untuk dinyatakan sembuh dari covid-19 pasien tidak harus menunggu dua kali swab. Setelah hasil swab follow up pertama  menunjukkan hasil negatif dan kondisi pasien sehat, pasien akan langsung dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah. Setelah di rumah, pasien diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri. ”Pasien diperbolehkan pulang setelah hasil swab nya negatif. Di rumah dia harus isolasi mandiri,” paparnya. 

Maka pasien bisa dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan menjalani isolasi mandiri di rumah. “Jadi jika hasil swab menunjukkan hasil negatif dan kondisinya sehat maka pasien dinyatakan sembuh,” kata dia.

Lebih dalam Krisna menyampaikan, progress kesembuhan pasien covid-19 di Kabupaten Blitar menunjukkan angka prosentase di atas 50 persen. Hingga 1 Juli 2020, terdata pasien positif Covid-19 secara komulatif berjumlah 31 orang.

Baca Juga : Dosen Asal UMM Tutup Usia, Sempat Sampaikan Pesan Melalui Video Ini

"Secara keseluruhan hingga 1 Juli 2020, total di Kabupaten Bblitar ada 31 warga yang terpapar covid-19. Rinciannya 17 sembuh, 5 meninggal dunia dan 9 dirawat. Menyikapi kondisi ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menjalankan protokol kesehatan," pungkasnya.