Pantai Serang di Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Pantai Serang di Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

Kawasan Objek Wisata Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, siapkan protokol ketat menjelang rencana dibukanya lagi wisata alam tersebut pada awal Juli mendatang. 

Persiapan penerapan protokol kesehatan itu mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga : Dibuka Awal Juli 2020, Pemkab Blitar Siapkan Skema Pembukaan Destinasi Wisata

"Secara umum kita sudah terapkan melalui simulasi. Dari simulasi yang kita lakukan, untuk semua petugas mulai di pos tiket, petugas parkir, pedagang hingga petugas di pantai kita siapkan masker, faceshield dan sarung tangan. Lalu untuk pengunjung masuk kawasan pantai Serang tetap di thermo gun, tetap melakukan phsycal distancing dan cuci tangan sesuai protokol di area wisata," jelas Kepala Desa (Kades) Serang Dwi Handoko pada BLITARTIMES.

Menurutnya, dari simulasi yang dilakukan, para petugas pantai dan pemilik usaha warung sudah banyak memahami tata cara penerapan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Namun demikian, Handoko mengingatkan, petugas harus paham supaya pengunjung tidak terlalu banyak menyentuh benda yang disentuh orang lain.

“Secara keseluruhan sarana prasarana pendukung di Pantai Serang sudah siap dioperasikan, namun tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan melengkapi sarana pendukung yang masih kurang," ujarnya.

Handoko menambahkan, untuk mengantisipasi luapan pengunjung yang datang ke Pantai Serang, pihaknya juga akan melakukan pembatasan. Jika biasanya kapasitas kunjungan mencapai 2.000 orang lebih, kali ini kuota wisatawan akan dibatasi pada kisaran 700 hingga 1.000 wisatawan per hari.

"Tentu kita juga antisipasi kunjungan yang membludak, meskipun nanti sudah bisa buka kita tidak ingin mengabaikan protokol kesehatan yang mengharuskan ada phsycal distancing. Mungkin kisaran 700 sampai 1.000 orang kita masih bisa ngatur wisatawan untuk jaga jarak," terangnya.

Baca Juga : Tim Verifikasi Satgas Covid-19 Kota Batu Baru Izinkan 30 Hotel Beroperasi

Dia berpesan, agar wisatawan tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan. Dia berharap dengan mematuhi protokol tersebut, meski nanti wisata sudah bisa buka jangan sampai mengabaikan protokol tersebut.

"Untuk pengunjung yang utama saling menjaga, patuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Wajib pakai masker, jaga jarak, bawa handsanitizer dan terutama harus sehat. Kami tidak ingin nantinya ketika sudah buka justru ada pelanggaran protokol yang mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.