Ilustrasi.(Foto : Ist/Google Images)
Ilustrasi.(Foto : Ist/Google Images)

Pasien positif corona (Covid-19) di Kabupaten Blitar kembali bertambah jelang diberlakukannya new normal life. Dua orang dinyatakan positif Covid-19 setelah meninggal dunia. 

Data yang diterima dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, pasien pertama yakni seorang lelaki berusia 47 tahun warga Kecamatan Kesamben. Dia diketahui setiap 2 minggu sekali pulang pergi Blitar-Surabaya.

Baca Juga : Satu Driver Ojek Online Dinyatakan Reaktif, Setelah Rapid Test di Polsek Lawang

Kemudian pada 12 Juni lalu mengeluhkan sakit demam. Kemudian pada 18 Juni dia memeriksakan diri ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan dinyatakan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP). 

Pasien asal Kesamben melakukan test swab pada 20 Juni dan 4 hari kemudian tepatnya pada 24 Juni hasil swab test keluar dan dinyatakan positif. Tak lama setelah hasil swab test keluar pasien meninggal dunia. 

"Pasien dimakamkan secara protokol penanganan pasien Covid-19. Dia meninggal pada pukul 13.00 WIB,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, Rabu (24/6/2020). 

Pasien kedua yang juga dinyatakan positif setelah meninggal adalah seorang lelaki berusia 59 tahun asal Kecamatan Panggungrejo. Diketahui dia baru kembali dari Surabaya pada 19 Juni lalu. Kondisi pasien semakin memburuk dan pada 20 Juni dia masuk rumah sakit dengan keluhan demam dan sesak nafas. 

Baca Juga : Didatangi Kadinkes, Puluhan Pasien Covid- 19 Curhat

Pria asal Kesamben kemudian dinyatakan sebagai ODP namun hasil rapid test non reaktif. Kemudian pada 21 Juni dilakukan swab test. “Pasien meninggal dunia pada 23 Juni, dua hari pasca test swab. Hasil test swab keluar pada 24 Juni dengan hasil positif Covid-19,” paparnya. 

Sekedar diketahui, dengan tambahan dua pasien positif ini, secara keseluruhan di Kabupaten Blitar menjadi 21 orang. Rincianya 5 meninggal dunia 9 sembuh 7 diobservasi.