Kusnadi bersama Wali Kota Blitar Santoso.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Kusnadi bersama Wali Kota Blitar Santoso.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) menyatakan diri paling siap bertempur di Pilkada Blitar Raya. Partai berlambang banteng moncoh putih telah memberikan rekomendasi untuk calon yang akan berlaga di Pilkada Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. 

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, menyampaikan rekom DPP untuk Pilkada Kabupaten Blitar dipastikan jatuh ke pasangan Rijanto-Marhaeinis Urip Widodo. 

Baca Juga : Isu Calon Tunggal Melawan Kotak Kosong dalam Pilkada Kabupaten Kediri

Sedangkan untuk Pilkada Kota Blitar, PDI Perjuangan memastikan memberikan rekom untuk Santoso dan Tjujuk Soenaryo yang merupakan kader Partai Gerindra. 

“Apakah ini masih kira-kira?, Tidak. Kemarin DPP sudah mengundang kami selaku DPD, mengundang DPC juga baik kota maupun kabupaten," tegas Kusnadi, Sabtu (20/6/2020).

Untuk Kabupaten, lanjut Kusnadi, rekomendasi jatuh ke Rijanto dan Pak Marhaeinis. "Untuk kota, pak Santoso sama pak Tjujuk. Siapa pak Tjujuk?, dia kader Gerindra. Jadi di Pilkada Kota Blitar kita kerjasama dengan teman-teman dari Partai Gerindra,” lanjutnya saat ditemui di sela peringatan Haul Bung  Karno di Kota Blitar.

Disinggung mengenai kepastian apakah rekom ini akan berubah, Kusnadi menegaskan keputusan yang dikeluarkan  DPP sudah valid. Prosesnya sudah final dan tinggal menunggu hitam di atas putih dikeluarkan secara resmi.

 “Nah, kalau dikatakan apakah itu sudah pasti? lha wong saya sudah dipanggil ke DPP. Kecuali nanti ada tsunami dan itu berubah, kan ini bisa saja terjadi. Tapi sejauh ini yang diturunkan ya itu," ujarnya.

Kusnadi juga menegaskan, dirinya tidak bisa berkata bukan itu dan tidak bisa berkata belum tahu. "Karena saya memang sudah dipanggil. Rekomnya sudah oleh DPP, cuma fisiknya saja belum kita terima,” tegas politisi yang juga menjabat Ketua DPRD Jatim. 

Dikatakanya pula, DPP PDI Perjuangan terus berkoordinasi dengan DPD dan DPC Kabupaten dan Kota Blitar. DPP juga  memberikan masukan-masukan penting kepada pasangan calon yang akan berlaga di Pilkada Blitar Raya.

“Ya sudah, calonya ya itu. Kemarin kita dipanggil ke Jakarta ya terkait itu,” imbuhnya.

Baca Juga : Pilkada Kota Blitar Berlanjut, Henry-Yasin Ziarah ke Makam Pangeranan dan Makam Bung Karno

Lebih dalam Kusnadi menyampaikan, dengan kesiapan ini PDI Perjuangan berupaya membuka diri bagi partai lain yang akan bergabung dalam koalisi. 

“Kota Blitar sudah pasti berkoalisi dengan Gerindra karena pak Tjujuk kadernya Gerindra. Komunikasi terus berjalan dan PPP kabarnya mau bergabung ya silahkan. Kita selalu membuka diri. Begitu juga dengan kabupaten. Kita komunikasi terus dengan teman-teman dari PPP, dari Nasdem, Golkar. Kita intens, tapi yang namanya partai itu pasti ada bargaining yang bersifat positif. Nah, kita pasti juga akan melihat bargaining-nya bisa kita penuhi atau tidak,” pungkasnya.