Dua orang pelaku bisnis ayam tiren dan barang bukti diamankan di Mapolres Blitar Kota
Dua orang pelaku bisnis ayam tiren dan barang bukti diamankan di Mapolres Blitar Kota

Bisnis pengolahan ayam tiren atau mati kemarin dibongkar Satreskrim Polres Blitar Kota. Bisnis pengolahan dan jual beli bangkai ayam ini digerebek petugas kepolisian, Kamis (9/1/2020) malam.

Dari penggerebekan sebuah rumah di Jalan Jati, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar petugas menemukan 28  ekor bangkai ayam. Terdiri dari 8 ekor bangkai ayam yang sudah dibersihkan dan 20 ekor ayam yang belum dibersihkan. Pemilik bangkai ayam tersebut tak lain adalah IW (43) dan AW (42).

Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Wahyu Jatmiko mengatakan, kronologis penggerebekan ini berawal dari laporan warga sekitar lokasi pengolahan ayam tiren tersebut. Setelah diolah ayam tiren itu kemudian hendak diperjualbelikan kembali.

"Dari laporan itu, akhirnya unit opsnal melakukan penyelidikan, selanjutnya sekira jam 16.00 WIB anggota opsnal melakukan penggerebekan rumah di Jalan Jati, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 28 ekor bangkai ayam terdiri dari 8 ayam yang sudah bersih dan 20 ayam yang belum dibersihkan," tutur Wahyu Jatmiko, Jumat (10/1/2020).

Kini kedua pemilik pengolahan ayam tiren itu diamankan di Mapolres Blitar Kota. Keduanya dimintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut. Keduanya diduga telah melakukan  
tindak pidana barang siapa menjual, menawarkan, menerima atau membagi-bagikan barang, sedang diketahuinya bahwa barang itu berbahaya bagi jiwa atau kesehatan orang.(*)