Ilustrasi.(Foto : Radar Bogor)
Ilustrasi.(Foto : Radar Bogor)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar akan rutin melakukan jemput bola ke masyarakat untuk perekaman kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP).

Itu dilakukan guna persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Wali Kota (Pilwali) 2020. Sudah terekamnya warga di E-KTP, bisa memudahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pendataan pemilih. “Ya, yang pasti ini juga untuk kebutuhan pendataan KPU Kota Blitar nantinya,” jelas Plt Kepala Dispendukcapil Kota Blitar Priyo Istanto.

Dia mengatakan, menjelang Pilkada 2020, Dispendukcapil bakal lebih intens melakukan perekaman E-KTP. Perekaman dilakukan terhadap warga yang sudah berhak memiliki KTP. “Jadi, mereka bisa memiliki hak pilih dalam pilkada nanti,” terangnya.

Jika sudah melakukan perekaman, bisa memudahkan KPU dalam mendata pemilih. Terutama pemilih pemula dalam Pilkada 2020 nanti. “Nanti bisa diketahui warga yang sudah memiliki hak pilih. Dengan begitu, haknya bisa terpenuhi di pilkada,” kata Priyo.

Jemput bola perekaman E-KTP akan dilakukan di sejumlah kelurahan. Dispendukcapil akan turun langsung ke kelurahan untuk merekam data warga yang belum memiliki E-KTP atau yang sudah cukup umur mengantongi KTP.

Hal itu dilakukan lantaran tidak sedikit warga yang diundang untuk perekaman di Dispendukcapil tidak datang. Entah beralasan karena jauh dan sebagainya. “Makanya, kami yang turun ke kelurahan untuk perekaman E-KTP agar warga datang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam mengaku akan melakukan pemutakhiran data pemilih di Kota Blitar untuk persiapan Pilkada 2020. Hal itu dilakukan untuk mengetahui adakah pemilih pemula atau tidak.

Dengan begitu, bisa diketahui adanya tambahan jumlah pemilih di Kota Blitar dibandingkan jumlah pemilih untuk Pilpres 2019.  “Pastinya kami akan lakukan pemutakhiran data pemilih lagi. Termasuk tambahan dari data pemilih khusus pada pilpres lalu,” pungkasnya.