Paguyuban Blitar Raya di Ibukota dukung hari Jadi Blitar ke 695
Paguyuban Blitar Raya di Ibukota dukung hari Jadi Blitar ke 695

Paguyuban Warga Blitar Raya di Jakarta menggelar halal bihalal Idul Fitri 1440 H/2019, Sabtu (6/7/2019) di gedung serbaguna  Oryza Bulog Jakarta Selatan.

Halal bihalal ini merupakan agenda rutin Paguyuban Blitar Raya setiap Hari Raya Idul Fitri. Acara ini mengambil tema “Menjalin Silaturahmi, Perkokoh Kebersamaan”. 

Hadir dalam agenda ini Wakil Presiden RI ke 11 Boediono, Mayjend (Purn) Ahmad Yani Basuki, Profesor Rio, Direktur Pengembangan Bisnis BULOG Imam Subowo, Sulistyo Wimbo Hardjito, termasuk undangan Pejabat Eselon I Bappenas, BKN, BRI, dan 600 orang lebih tamu undangan lain. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Tuti Komaryati, MM mewakili Bupati Blitar dalam acara Halal Bihalal tersebut.

Selain halal bihalal, untuk mengobati rasa kangen dan melihat perkembangan Kabupaten Blitar, diputarkan video ‘progress report’ tiga setengah tahun Kepemimpinan Bupati Blitar Rijanto yang meliputi bidang pengembangan infrastruktur, pariwisata, potensi daerah, inovasi daerah, dan lainnya.

Selain itu, juga dibahas tentang potensi dari peserta paguyuban untuk dapat mendukung dan membantu masyarakat kabupaten Blitar yang kemudian peserta paguyuban merencanakan adanya bakti sosial di bidang kesehatan untuk Hari Jadi Blitar 695 nanti.

“Halal bihalal ini saling menguatkan tali persaudaraan, bisa memberikan solusi, paling tidak persaudaraan memberikan berbagai peluang antarsesama. Paguyuban Blitar Raya di Jakarta ini sangat kompak. Dari pertemuan ini direncanakan baksos untuk Hari Jadi Blitar ke 695,” ungkap Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Blitar, Tuti Komaryati.

Dijelaskannya, acara halal bihalal menjadi satu di antara kegiatan paguyuban. Menurutnya, halal bihalal merupakan ajang untuk saling memaafkan antaranggota. 

Dirinya pun berharap acara seperti ini bisa di jadikan agenda tahunan untuk mensukseskan program-program dan sinergitas antar anggota.

“Silaturahmi sangat penting sekali, bisa memperpanjang umur, banyak rezeki, 
Tetap guyub, saling menguatkan dari segi spiritual, sosial, dan intelektual, sehingga tidak mudah terpecah, tidak menjadi masyarakat yang instan. Melalui silaturahmi bersama-sama kita membangun Blitar,” tandasnya.(kmf)