Polisi saat mengevakuasi mayat Nuryati.
Polisi saat mengevakuasi mayat Nuryati.

Nuryati (66), warga Jalan Joko Kandung, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, ditemukan tewas dan membusuk di sebuah rumah di Jalan Klampis, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Penemuan mayat Nuryati  berawal saat Novianah dan Istibanah melintas di sekitar rumah yang dihuni korban dan mencium aroma busuk. Merasa curiga, kedua perempuan warga Jalan Klampis ini mencoba mencari sumber aroma yang tidak sedap itu.

Setelah berhasil mencari, mereka dibuat kaget bukan kepalang. Sebab, aroma busuk itu tak lain dari mayat Nuryati yang diketahui mereka sudah berdarah-darah. Seketika itu, Novia dan Istibanah melapor ke ketua RW setempat jika telah terjadi penemuan mayat.

Ketua RW Sulasman mengecek penemuan mayat itu sebelum  melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukorejo dan diteruskan ke Satreskrim Polres Blitar Kota. "Menurut keterangan warga, sudah tiga hari dia (Nuryati) tidak kelihatan keluar rumah," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Selasa (28/05/2019).

Heri mengatakan, mayat itu ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Tubuhnya sudah mengeluarkan darah dan bau busuk. "Warga yang menemukan mayat itu sebelumnya mencium bau busuk dari luar rumah itu. Setelah dicek, ternyata mayat," ungkap Heri.

Dari hasil pemeriksaan tubuh Nuryati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan warga sekitar, Nuryati  semasa hidup mempunyai riwayat sakit sesak napas. "Karena sudah membusuk, mayat kami bawa ke Rumah Sakit Mardi Waluyo untuk diotopsi," ungkapnya.