Wakil Wali  Kota Blitar Santoso menyerahkan penghargaan kepada pelajar pelopor lalu lintas.(Foto : Team BlitarTIMES)
Wakil Wali Kota Blitar Santoso menyerahkan penghargaan kepada pelajar pelopor lalu lintas.(Foto : Team BlitarTIMES)

Inovasi demi inovasi terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Blitar. Bertepatan dengan peringatan hari perhubungan, Senin (17/9), Pemerintah Kota Blitar mengoperasionalkan Voice CCTV di 5 persimpangan yang ada di Kota Blitar.

Yaitu di Simpang Tiga Herlingga, Simpang Empat Toko Ijo, Simpang Empat Kawi, Simpang Empat Pasar Pahing Lama dan Simpang Empat Toko Lima Belas.

Menariknya, Voice CCTV ini berisi pesan pesan berkaitan kelalulintasan, Pidato Kebangsaan Bung Karno, publikasi,  informasi wisata dan pembangunan di Kota Blitar.

Voice CCTV ini juga bisa dimanfaatkan secara langsung untuk menyampaikan dan mengingatkan pengendara kendaraan yang melanggar lalu lintas.

Voice CCTV ini secara otomatis akan diputar secara periodik pada jam jam tertentu setiap hari.

Inovasi ini melengkapi inovasi karcis parkir berhologram dan berhadiah yang dilakukan dalam rangka menertibkan parkir di Kota Blitar.

Pada upacara harhbunas itu, Wakil Wali Kota Blitar, Santoso menyerahkan penghargaan kepada pelajar pelopor lalu lintas. Atas nama Sandra Bima dan Imadelia Tasya.

Wakil Wali Kota Blitar juga menyampaikan pada peringatan hari perhubungan ini juga dilaksanakan pekan pembebasan retribusi pengujian kendaraan bermotor di Kota Blitar.

“Kami memberikan penghargaan, ucapan selamat serta terima kasih kepada teman – teman perhubungan yang pada hari ini telah melaunching program voice cctv ini dan pekan pembebasan retribusi pengujian kendaraan bermotor di kota blitar. Semoga program ini dapat berjalan lancar dan sukses sesuai harapan, sehingga dapat memberikan manfaat positif kepada masyarakat Kota Blitar. Peringatan hari perhubungan nasional merupakan momentum yang tepat bagi insan perhubungan, untuk meresapi kembali apa saja yang telah kita berikan dan kontribusi apa saja yang diberikan untuk memajukan sektor transportasi,” kata Santoso.

Ditambahkan pejabat yang merupakan mantan Sekda Kota Blitar ini, Tantangan pembangunan sektor transportasi semakin kompleks seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, kita dituntut mampu beradaptasi dan terus berinovasi melalui perubahan pola kerja baru yang lebih efektif dan efesien, dengan menciptakan sistem transportasi yang andal, SDM yang kompeten, serta sarana dan prasaran yang baik.

Oleh karena itu, dia berpesan, SDM perhubungan dituntut untuk terus meningkatkan layanan transportasi kepada masyarakat sejalan dengan tema harhubnas tahun 2018, yaitu guyub rukun mewujudkan konektivitas dan keselamatan transportasi yang lebih baik”.

Tema ini mengandung makna pentingnya sinergitas dan kerjasama dalam mewujudkan dua ruh utama perhubungan yaitu menjalin konektivitas yang muaranya akan mempermudah migrasi masyarakat, barang, dan jasa dari satu titik ke titik yang lain dengan menjadikan aspek keselamatan sebagai prasyarat yang diutamakan.

“Saya sungguh – sungguh berpesan, hendaknya tema ini dapat dipedomani oleh seluruh jajaran perhubungan, dengan senantiasa membangun semangat kerja dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pengabdian dalam memberikan pelayanan jasa transportasi yang berkualitas, tepat mutu, dan tepat waktu,” tegasnya.

Insan perhubungan, sambung dia, memiliki peranan yang sangat krusial dalam mendukung roda perekonomian, memperlancar mobilisasi penduduk, arus barang, serta konektivitas antar daerah.

Untuk itu, pembangunan sektor transportasi harus mampu menjamin konektivitas dan aksesibilitas di seluruh wilayah.

Pada upacara yang digabung dengan HUT PMI itu, Wawali juga menyerahkan simbolis apresiasi kepada orang yang telah donor darah mencapai jumlah 10, 25, 50, 75 dan 100 kali.