Siswa SMK Pemuda 3 Kesamben antre ikuti perekaman e-KTP.(Foto : Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)
Siswa SMK Pemuda 3 Kesamben antre ikuti perekaman e-KTP.(Foto : Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Blitar, terus menggenjot perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) bagi wajib KTP pemula. Dimulai awal bulan ini, Dispendukcapil kian gencar melakukan jemput bola ke sekolah.

Dispendukcapil melaksanakan Jemput bola e-KTP di seluruh sekolah jenjang SMA se Kabupaten Blitar. Dan bulan depan akan menyasar Kota Blitar. Program ini mendapat respon sangat bagus. Seperti siswa di SMK Pemuda 3 Kesamben, Kecamatan  Kesamben, Kabupaten Blitar, yang antusias mengikuti perekaman e-KTP pada Jumat (14/9/2018). Mereka para pelajar sangat senang karena sebentar lagi akan memiliki e-KTP.

“Sebagai pelajar kami merasa program ini sangat bermanfaat. Sebagai pelajar aktivitas belajar kami sangat padat dan nyaris tak punya waktu ke kantor Dispendukcapil,” ucap Dimas Pramana Putra, salah satu siswa SMK Pemuda 3 Kesamben.

Menurut Dimas, e-KTP merupakan dokumen yang harus dimiliki semua warga negara. Bagi pelajar, e-KTP dapat digunakan untuk mengurus SIM, BPJS dan keperluan lain yang berkaitan dengan program pembangunan.

“Punya e-KTP itu wajib. Kami berharap program jemput bola ke sekolah ini akan dilanjutkan oleh Dispendukcapil,” tambah dia.

Sementara itu Kabid Data dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil, Budi Santosa, menjelaskan bahwa SMK Pemuda 3 Kesamben menjadi lembaga ke 8 yang didatangi Tim Jemput Bola Dispendukcapil pada bulan ini. Perekaman e-KTP di SMK Pemuda 3 Kesamben dilaksanakan selama dua hari. Dimulai Jumat (14/9/2018) dan berakhir pada Sabtu (15/9/2018). Ada sekitar 400  siswa yang mengikuti perekaman.

Dia menambahkan, program e-KTP Goes To School juga bertujuan untuk menyukseskan Pemilu 2019. Karena masih banyak siswa yang masih belum memiliki KTP dan sudah seharusnya memiliki KTP.

“Perekaman e-KTP Goes To School ini untuk menyongsong pilpres 2019. Salah satu syarat sebagai pemilih adalah harus punya e-KTP, tidak boleh lagi memakai surat keterangan,” jelas Budi.

Bukan itu saja, pelaksanaan program jemput bola ini juga merupakan program kementerian pusat yang mencanangkan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA).

“Kesadaran adminduk generasi muda kita saat ini semakin baik. Ini signal positif yang tentunya harus kita tindaklanjuti. Kedepan kita akan terus jemput bola ke sekolah-sekolah untuk menyukseskan GISA,” tegasnya.

Kepala SMK Pemuda 3 Kesamben, Yulida Erawati, mengucapkan terimakasih kepada Dispendukcapil Pemkab Blitar dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang telah menggelar jemput bola e-KTP di sekolah mereka. Pihaknya mendukung penuh program ini dan berharap kedepan akan terus berlanjut secara periodik.

“Masih banyak siswa kami yang belum memiliki KTP dan sudah seharusnya memiliki KTP. Kami berharap jemput bola KTP bisa digelar lagi di SMK Pemuda 3 Kesamben pada periode berikutnya,” pungkasnya.