Bukan hanya manusia saja yang bisa mengalami masalah, namun dinding rumah juga.
Masalah pada dinding rumah sering kali mengganggu dan sangat tidak menyenangkan, dalam artian begitu menjengkelkan. Bagaimana cara mengatasi masalah dinding rumah ?
Dinding rumah ini merupakan salah satu bagian utama dari sebuah rumah, yang tentu saja mempengaruhi kecantikan penampilan rumah Anda. Mungkin Anda bertanya-tanya, apa saja masalah yang ada pada dinding?.
Dalam ulasan kali ini BLITARTIMES akan membahas mengenai hal tersebut berikut tips cara mengatasinya dari Graha Bangunan, Supermarket bahan bangunan terlengkap di Blitar.
1.Cat menggelembung
Permukaan cat yang menggelembung dapat terjadi karena lapisan dinding yang belum kering atau masih basah saat dilakukan pengecatan.
Selain itu, penyebab lainnya yaitu pengecatan ulang yang lapisan pertamanya terlalu tebal, sehingga pengeringannya tidak merata.
“Agar penggelembungan permukaan cat tidak terjadi,lakukan pencegahan sedini mungkin. Apabila melakukan pengecatan ulang, usahakan agar lapisan pertama benar-benar kering sebelum pelapisan selanjutnya,” kata Store Supervisor Graha Bangunan, Marga Debry.
Namun, jika penggelembungan sudah terjadi, ada sebuah cara untuk memperbaikinya, yaitu :
Pertama, siapkan alat dan bahan seperti kuas, kape dan cat dinding. Kerok bagian cat yang menggelembung dengan menggunakan kape. Bersihkan permukannya dan biarkan hingga mengering.
Berikutnya, sebelum pengecatan ulang dan agar hasil lebih maksimal, anda bisa melapisi dinding dengan cat dasar Dulux Alkali Killer untuk tembok interior dengan pengenceran maksimal 10% Dulux Thinner atau Dulux Weathershileld Primer untuk tembok eksterior tanpa pengenceran.
“Tahap terakhir lakukan pengecatan dengan menggunakan cat akhir (top coat) dengan pengenceran maksimal 10%,” imbuhnya.
2.Cat mengapur
Masalah dinding yang satu ini timbul karena efek dari cat yang digunakan adalah cat yang memiliki kualitas yang rendah yang biasanya banyak kandungan zat pengisinya (filter) yang berupa tepung.
Anda dapat mengatasi chalking ini dengan cara meminimalkan kapur yakni dengan mengusap dinding tersebut dengan menggunakan kain atau lap yang telah dibasahi.
Diamkan dinding hingga kering, baru lapisi dinding dengan waterproof sealler dan Anda telah siap untuk mengecatnya kembali.
“Berikutnya sebelum pengecatan lapisi dinding dengan menggunakan dengan cat dasar Dulux Alkali Killer untuk tembok interior dengan pengenceran maksimal 10% Dulux Thinner atau Dulux Weathershileld Primer untuk tembok eksterior tanpa pengenceran,” urai Marga.
3.Cat mengelupas
Permasalahan ini juga merupakan permasalahan dinding yang mengganggu keindahan dinding Anda. Penyebab cat dinding bisa mengelupas salah satunya adalah pengapuran.
Disamping itu juga bisa disebabkan kelembaban dinding dan pengerjaan dinding yang tidak begitu baik sehingga cat tidak bisa menempel dengan baik.
Cara mengatasinya adalah dengan mengelupas atau mengerok cat yang telah diaplikasikan tersebut hingga bersih.
Untuk mengelupas cat ini Anda bisa menggunakan HCL (asam klorida) atau bisa juga dengan paint remover yang tentunya mengandung zat-zat kimia yang berbahaya.
Jika tidak terpaksa, Anda sebaiknya tidak menggunakan dua bahan tersebut. Tetapi jika Anda menggunakannya, Anda hendaknya membilas dinding supaya sisa-zat-zat kimia yang Anda gunakan bersih dan supaya cat baru yang akan Anda gunakan tidak mudah terkelupas karena adanya reaksi dengan sisa HCL atau paint remover.
Baru setelah itu Anda bisa mengecatnya. Gunakan lapisan cat dasar terlebih dahulu supaya ketika pengecatan akhir bisa lebih kuat.
“Cat dasar milik adalah salah satu yang terbaik Dulux, kami sarankan untuk mengecat dasar dengan menggunakan Dulux Alkali Killer untuk tembok interior dengan pengenceran maksimal 10% Dulux Thinner atau Dulux Weathershileld Primer untuk tembok eksterior tanpa pengenceran,” tandas Marga Debry.
4. Warna Cat Belang
Warna cat yang belang menimbulkan pola basah di dinding maupun warna cat terlihat pudar sebagian. Hal ini disebabkan karena adanya rembesan di dinding dari gejala kapilaritas atau air tanah yang naik ke dinding.
Atau masalah ini juga dapat disebabkan karena terjadi kebocoran di titik sumber air seperti pipa air, talang air hujan, atau bak mandi. Penyebab lainnya adalah kadar alkali yang tinggi pada bahan penyusun dinding.
Untuk mengatasi warna cat belang karena rembesan air, Anda dapat melakukan perbaikan sumber kebocoran entah itu karena bocornya bak mandi atau pipa air yang pecah.
Ganti plesteran dengan plester jenis trasram. Setelah tidak ada rembesan lagi, Anda dapat melakukan pengecatan ulang.
Warna belang dapat pula terjadi karena pada saat pengecatan, warna yang satu terlihat berbeda denganw warna yang lain.
“Jika terjadi hal ini maka bisa dilakukan solusi dengan cara mengecat ulang dengan teknis aduk cat merata, lakukan pengenceran sesuai petunjuk dalam kemasan, dan hindari pengecatan sebagai touch up (hanya sebagian bidang). Dan lakukan pengecatan secara keseluruhan,” jelas Marga Debry.
5.Tembok Mengkristal
Masalah ini ditandai dengan adanya kerak dan endapan garam-garam tembok berbentuk Kristal halus putih yang bersifat alkali pada permukaan lapisan cat dan umumnya terjadi pada tembok baru.
Penyebab masalah ini adalah proses pengerasan semen/reaksi curing yang belum sempurna dan tingginya tingkat kelembabab di Dallam tembok.
Sehingga garam-garam alkali dari material dan batu bata terlarut dalam air dan naik ke permukaan lapisan cat melalui proses penguapan.
“Masalah ini mudah diatasi, caranya bersihkan permukaan tembok dengan iar bersih atau lap basah. Kemudian sebelum mengecat lapisi dulu tembok dengan cat dasar. Saran kami gunakan cat dasar Dulux Alkali Killer untuk tembok interior dengan pengenceran maksimal 10% Dulux Thinner atau Dulux Weathershileld Primer untuk tembok eksterior tanpa pengenceran,” tukas Marga Debry.
6.Warna cat memudar
warna cat yang diaplikasikan pada dinding rumah memang lama-kelamaan dapat dipastikan akan memudar.
Normalnya, perubahan warna cat menjadi keputih-putihan tersebut akan terjadi dalam kurun waktu 3-5 tahun.
Jadi ketika warna cat di rumah anda tampak memudar kurang dari 3 tahun, maka besar kemungkinan ada yang tidak beres dengan cat yang anda gunakan atau masalah justru terletak pada tembok rumah anda.
Berbeda dengan bercak air yang hanya timbul di bidang dinding tertentu saja, pemudaran warna cat biasanya terjadi di semua permukaan dinding. Oleh sebab itu, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh
“Pertama lakukan pengerokan pada dinding tembok dan bersihkan tembok dengan kain lap basah. Sebelum dicat, lapisi tembok dengan cat dasar Dulux Alkali Killer untuk tembok interior dengan pengenceran maksimal 10% Dulux Thinner atau Dulux Weathershileld Primer untuk tembok eksterior tanpa pengenceran,” jelas Marga.
Lebih jauh Marga menyampaikan, bila konsumen atau masyarakat ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang cat dan mengatasi masalah yang muncul pada dinding bisa datang ke Graha Bangunan yang beralamat di Jalan Cemara 238 Kota Blitar.
“Kami memiliki Dulux Consultant yang bisa diajak berkonsultasi seputar cat dan masalah dinding. Konsultasi ini gratis tanpa biaya,” pungkasnya.(*)
