Ilustrasi. (Foto: pemilu.seruu.com)
Ilustrasi. (Foto: pemilu.seruu.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sedikitnya 15 daerah bisa jadi tidak dapat ikut plkada serentak 9 Desember 2015 nanti. Gara-garanya hingga Senin (25/5), pemda daerah itu belum menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Padahal deadline penandatanganan hanya sampai 3 Juni 2015. NPHD merupakan acuan dasar pengucuran anggaran pemilihan kepala daerah.

’’Kalau hingga 3 Juni belum ada kesepakatan, kami usulkan penundaan. Yang penting ada kepastian. Ini kan soal kepastian. Supaya KPU juga tidak bekerja dalam ketidakpastian,” kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di Jakarta.

Ke-15 daerah itu adalah Kabupaten Rembang, Surakarta, Blora, Kendal, Semarang, Pemalang dan Grobogan (Jawa Tengah), Manokwari Selatan dan Raja Ampat (Papua Barat), Mamuju dan Mamuju Tengah (Sulawesi Barat), Kabupaten Barru (Kalimantan Selatan), Kabupaten Bangka Tengah (Bangka Belitung), Kepulauan Selayar (Sulawesi Selatan) dan Kabupaten Buton Utara (Sulawesi Tenggara). (*)