Responsif Hadapi Dinamika Kampus, Rektor Unikama Tegaskan Pembenahan Berkelanjutan
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Yunan Helmy
23 - Jan - 2026, 01:44
JATIMTIMES - Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menunjukkan respons cepat terhadap aksi penyampaian aspirasi mahasiswa yang berlangsung di lingkungan kampus pada Kamis (22/1/2026). Alih-alih memandangnya sebagai gangguan, dinamika tersebut justru dimaknai sebagai bagian dari denyut sehat kehidupan akademik yang perlu dikelola secara dewasa dan terbuka.
Sebagai langkah nyata, Rektor Unikama Sudi Dul Aji bersama jajaran pimpinan langsung menggelar dialog terbuka dengan perwakilan mahasiswa di ruang Auditorium Multikultural. Forum tersebut tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan kesepakatan tertulis atas sejumlah poin aspirasi mahasiswa yang disetujui dan ditandatangani bersama.
Baca Juga : Pemkot Dukung Peluncuran PFI Chapter Surabaya, Perkuat Kolaborasi Filantropi di Jatim
“Kesepakatan ini adalah bentuk komitmen saya dan seluruh jajaran. Kami tidak hanya mendengar, tetapi siap bekerja keras menindaklanjuti poin-poin aspirasi ini demi kenyamanan bersama,” ujar Sudi usai penandatanganan dokumen kesepakatan.

Salah satu isu utama yang mengemuka adalah persoalan infrastruktur kampus. Pihak rektorat menjelaskan bahwa perbaikan fasilitas ringan telah berjalan secara bertahap. Sementara pembenahan berskala besar tengah dikoordinasikan secara intensif dengan pihak yayasan.
Terkait penutupan sementara gerbang utama rektorat akibat dinamika internal yayasan, rektor memastikan hal tersebut tidak akan menghambat aktivitas akademik dan ditargetkan kembali dibuka pada Februari 2026. “Persoalan yayasan seharusnya tidak berdampak pada proses belajar mengajar. Kami pastikan kegiatan akademik tetap berjalan normal,” tegasnya.
Dalam dialog tersebut, mahasiswa juga menyoroti aspek finansial, mulai dari biaya pendidikan, wisuda, hingga pencairan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP-K. Pihak kampus menegaskan bahwa kebijakan biaya tetap disesuaikan dengan kebutuhan operasional, namun evaluasi akan terus dilakukan agar tidak memberatkan mahasiswa. Sementara untuk KIP-K, Unikama berkomitmen mengawal proses pencairan secara ketat agar dana diterima mahasiswa tepat waktu sesuai mekanisme yang berlaku.
Baca Juga : Gaji Petugas MBG Tinggi, Pak Ribut Beberkan Honor Guru Honorer dari 25 Ribu hingga 2 Jutaan
Selain itu, rektorat secara terbuka mengakui perlunya peningkatan kualitas layanan birokrasi, baik di sektor akademik maupun administrasi. Penandatanganan kesepakatan aspirasi ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi antara mahasiswa dan pimpinan kampus dalam mengawal proses pembenahan secara berkelanjutan.
“Setiap aspirasi pasti kami dengarkan. Ini bagian dari proses bersama untuk membangun Unikama ke arah yang lebih baik,” pungkas Sudi.
