Banjir dan Longsor Terjadi di Pujon Selama Tiga Hari Beruntun

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

22 - Jan - 2026, 03:47

Personel gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Malang saat menanggulangi bencana longsor di Kecamatan Pujon dengan turut menggunakan alat berat yang berlangsung sejak Selasa (20/1/2026) lalu. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Terjadi bencana alam secara bertubi-tubi di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Setidaknya, sejak Selasa (20/1/2026) hingga hari ini, Kamis (22/1/2026) ada 12 laporan yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

Berdasarkan data yang dihimpun JatimTIMES, belasan laporan yang disampaikan BPBD Kabupaten Malang tersebut meliputi laporan peristiwa hingga penanganan awal serta progres penanggulangan pasca bencana. "Bencana yang terjadi di Pujon tersebut meliputi banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah titik," ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga : Beli Motor Honda di Jember, Kesempatan Menangkan PCX160

Rinciannya, pada Selasa (20/1/2026), BPBD Kabupaten Malang menerima laporan progres penanganan bencana alam berupa banjir luapan dan tanah longsor di Dusun Cukal, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, yang terjadi pada Senin (19/1/2026).

"Hujan dengan intensitas deras di wilayah Pujon dan sekitarnya mengakibatkan gorong-gorong tersumbat kayu dan sampah. Sehingga menyebabkan air meluap ke jalan," ujar Sadono.

Kondisi cuaca ekstrem tersebut berdampak pada terjadinya tiga titik longsor yang lokasinya berdekatan. Sehingga material longsor berupa tanah dan rumpun bambu tersebut menyumbat saluran irigasi.

"Fasilitas umum pada SMPN dan PAUD serta posyandu turut terdampak bencana. Pagar belakang sepanjang kurang lebih 40 meter dengan tinggi 1,5 meter di sekolah PAUD roboh," imbuhnya.

Selain itu, bencana alam berupa longsor dan banjir luapan tersebut dilaporkan merusak satu halaman rumah warga di bagian belakang setinggi kurang lebih tiga meter. Satu rumah warga lainnya juga dilaporkan sempat tergenang banjir luapan pada runtutan peristiwa tersebut. "Nihil korban jiwa maupun luka-luka pada bencana yang terjadi di Pujon tersebut," imbuhnya.

Personel gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Malang kemudian diterjunkan ke sejumlah lokasi guna menangani bencana tersebut. Saat itu, penanganan banjir luapan dan longsor juga turut menggunakan cangkul dan sekop hingga alat berat.

Baca Juga : BNNK Lumajang dan Bakesbangpol Jember Gelar Pertemuan, Siapkan Pembentukan Satgas P4GN

"Distribusi bantuan terpal untuk penanganan darurat sementara juga telah disalurkan. Sedangkan untuk rekayasa saluran irigasi oleh warga dilakukan dengan menggunakan pintu air darurat," ucap Sadono.

Pasca penanganan sementara pada bencana yang berlangsung pada Selasa (20/1/2026) tersebut, kondisi di Kecamatan  Pujon termasuk akses jalan dilaporkan kembali kondusif. Namun pada keesokan harinya, Rabu (21/1/2026), bencana longsor dilaporkan kembali terjadi pada sejumlah titik di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Termasuk di Dusun Cukal, Desa Bendosari.

Hingga hari ini, Kamis (22/2/2026), penanganan sejumlah bencana susulan di Kecamatan Pujon yang terjadi di beberapa titik tersebut dilaporkan terus berlanjut. "Pada hari ini juga telah dilangsungkan pendistribusian bantuan terhadap para warga yang terdampak banjir luapan maupun longsor di Kecamatan Pujon," pungkas Sadono.