Sholawat Munjiyat: Amalan Penyelamat yang Menenangkan Hati dan Menolak Musibah
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
05 - Aug - 2025, 11:07
JATIMTIMES - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang penuh ketidakpastian, banyak umat Islam di Indonesia kembali menemukan ketenangan melalui lantunan sholawat. Salah satu yang cukup populer dan kerap diamalkan adalah Sholawat Munjiyat, dikenal luas sebagai sholawat penyelamat dari segala kesulitan.
Sholawat ini bukan hanya bagian dari tradisi spiritual, tetapi juga dipercaya membawa kedamaian batin dan perlindungan dari berbagai musibah. Dalam berbagai pengajian, kegiatan keagamaan, hingga rutinitas harian, Sholawat Munjiyat menjadi amalan yang terus dilestarikan.
Baca Juga : Hari Ini 5 Agustus 2025 Hari Terpendek di Bumi, Berapa Lama Durasinya?
Perintah bersholawat ditegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 56. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."
Ayat ini menjadi penguat bahwa sholawat bukan sekadar pujian, melainkan bagian dari ibadah yang mendatangkan limpahan rahmat.
Menurut Habib Abdullah Assegaf dan Hj. Indriya R. Dani dalam buku Mukjizat Shalawat, Sholawat Munjiyat diyakini sebagai bacaan yang dapat membuka pintu pertolongan. Ketika dibaca dengan penuh keyakinan, sholawat ini bisa menjadi doa khusus agar seseorang dijauhkan dari segala macam kesulitan dan bencana.
Bacaan lengkap sholawat ini sebagaimana termuat dalam buku Air Mata Santri di Negeri Pesantren karya Nisa’atun Nafisah, sebagai berikut:
"Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin wa 'ala ali Sayyidina Muhammadin". Arti doa ini adalah , "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Dengan sholawat itu, selamatkan kami dari semua ketakutan dan cobaan, kabulkan hajat kami, bersihkan kami dari dosa, angkat derajat kami, dan sampaikan kami pada puncak segala kebaikan, di dunia maupun akhirat."
Baca Juga : Santri Skater IIS SMP Bumi Sholawat Borong 4 Piala di Skat Asia 2025
Tidak ada waktu khusus untuk membaca Sholawat Munjiyat. Hal ini memberi keleluasaan bagi umat Islam untuk mengamalkannya kapan saja, saat pagi hari, menjelang malam, maupun di sela aktivitas. Dalam buku yang sama, disebutkan bahwa membaca 40 kali saat pagi hari adalah salah satu rutinitas yang bisa dilakukan. Namun jumlah bacaan bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Syukron Maksum dalam Rahasia Sehat Berkah Shalawat menyebutkan beberapa keutamaan atau fadhilah dari sholawat ini, antara lain: Memberi kemudahan dalam menghadapi masalah hidup; Melindungi dari bencana dan musibah; Menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit.
Tak heran jika banyak kalangan, dari santri hingga tokoh masyarakat, menjadikan sholawat ini sebagai bagian dari rutinitas spiritual.
Di balik bacaan yang indah, Sholawat Munjiyat menyimpan filosofi hidup yang dalam: mengajarkan ketawakalan, harapan, dan keyakinan bahwa setiap doa yang dilantunkan akan mengundang kasih sayang Ilahi. Bagi sebagian orang, sholawat ini adalah penguat jiwa saat menghadapi badai kehidupan.
