Kalender Jawa Weton Senin Kliwon 27 Juli 2026: Hari Baik tuk Meminang

27 - Jul - 2026, 06:25

Ilustrasi melamar. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Senin (27 Juli 2026) bertepatan dengan pasaran Kliwon dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 13 Sapar 1960 Tahun Be dan berada dalam Wuku Kuruwelut. Weton hari ini adalah Senin Kliwon dengan jumlah neptu 12, hasil penjumlahan nilai Senin 4 dan Kliwon 8.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan karakter, rezeki, jodoh, hingga kecocokan pekerjaan seseorang. Hingga sekarang, Primbon Jawa masih dijadikan pedoman untuk menentukan hari baik dalam berbagai keperluan, mulai dari memulai usaha, bepergian, hingga melangsungkan pernikahan atau meminang pasangan.

Baca Juga : Kasasi Ditolak MA, PT Kasa Husada Wira Jatim Dinyatakan Wanprestasi dan DPRD Jatim Dorong Bayar Kerugian Rp 2,2 Miliar

Orang yang lahir pada weton Senin Kliwon dikenal memiliki kepribadian ramah, sopan, lemah lembut, serta pandai merangkai kata-kata. Selain dikenal murah rezeki, weton ini juga identik dengan sifat berbakti kepada orang tua dan menjaga hubungan baik dengan keluarga.

Di balik sifat positif tersebut, ada kecenderungan mudah tersinggung dan menyesali sesuatu yang telah terjadi. Meski demikian, pemilik weton Senin Kliwon juga dikenal mudah memaafkan sehingga tidak menyimpan dendam dalam waktu lama.

Menurut Primbon Jawa, Pangarasan weton Senin Kliwon adalah Aras Kembang, yang berarti gampang tampa sihing panggedhe atau mudah memperoleh perhatian dan kasih sayang dari atasan maupun orang yang memiliki pengaruh. Hal itu dipercaya muncul karena memiliki perasaan yang halus, mudah mengundang simpati, serta mempunyai daya tarik yang kuat.

Sementara itu, Pancasuda Senin Kliwon adalah Satriya Wirang. Watak ini menggambarkan pribadi yang berbudi luhur, tetapi dalam perjalanan hidup kerap mengalami rasa malu atau dipermalukan sehingga terkadang kurang memiliki wibawa di mata orang lain.

Hari ini juga berada dalam Wuku Kuruwelut yang berada di bawah naungan Bathara Wisnu. Wuku ini melambangkan pribadi yang sangat waspada, bersungguh-sungguh dalam bekerja, dan memiliki jiwa petarung yang tangguh.

Dalam simbol Wuku Kuruwelut, cakra yang dibawa Bathara Wisnu melambangkan keberanian. Namun, terdapat kecenderungan bersikap dermawan tanpa sepenuhnya ikhlas, sesekali ingin menunjukkan kekayaan, meski keberuntungan hidup cukup besar.

Pohon parijatha menjadi simbol keturunan yang baik dan memiliki intuisi tajam, walaupun hati sering diliputi kesedihan. Burung sepahan melambangkan sifat lembut dan kecenderungan melakukan kebaikan, tetapi rezekinya tidak selalu melimpah.

Baca Juga : Kenal Korban Lewat Media Sosial, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Situbondo Ditangkap

Wuku ini juga diibaratkan seperti air bah. Ucapan yang kurang tepat berpotensi menggagalkan kesepakatan dalam sebuah musyawarah. Sementara lambang kapas yang layu menggambarkan perjalanan hidup yang sesekali diwarnai kesulitan.

Menurut primbon, kala Wuku Kuruwelut berada di atas. Karena itu, selama tujuh hari ke depan disarankan menghindari aktivitas yang berkaitan dengan tempat tinggi, seperti memanjat atau pekerjaan di ketinggian, terutama untuk urusan penting.

Khusus pada Senin Kliwon di Wuku Kuruwelut, hari ini dipercaya menjadi waktu yang baik untuk meminang. Primbon menyebutkan, pinangan yang dilakukan pada hari ini berpeluang lebih mudah diterima.

Dalam urusan pekerjaan, weton Senin Kliwon dinilai cocok menekuni profesi yang membutuhkan kemampuan komunikasi dan relasi dengan banyak orang. Bidang perniagaan, wirausaha, pekerjaan lapangan, maupun profesi yang fleksibel tanpa tuntutan ketelitian ekstrem menjadi pilihan yang sesuai dengan karakter weton ini.

Sementara dalam urusan asmara, Senin Kliwon dengan neptu 12 dipercaya paling serasi dipasangkan dengan weton yang memiliki jumlah neptu 7, 12, atau 17. Beberapa weton yang dianggap cocok antara lain Senin Kliwon, Selasa Pahing, dan Selasa Legi.