Dinkop-UM: Masih 20 KDKMP di Kabupaten Malang Selesai Dibangun 100 Persen

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana

07 - Mar - 2026, 08:13

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Kabupaten Malang Tito Fibrianto Hadi Prasetya saat ditemui di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Senin (2/3/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Kabupaten Malang Tito Fibrianto Hadi Prasetya menyebut sebanyak 20 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Malang telah selesai dibangun 100 persen. 

"Kalau proses pembangunan KDMP di Kabupaten Malang yang sudah 100 persen itu ada 20 KDMP. Yang lainnya masih proses," ungkap Tito kepada JatimTIMES.com. 

Baca Juga : Imbas Perang Timur Tengah, Harga Emas Antam Naik Rp 35.000 Jadi Rp 3.059.000 Per Gram

Pihaknya menyampaikan, untuk beberapa KDKMP yang telah selesai 100 persen dibangun sudah memulai menjalankan beberapa unit usaha. Tito menyebut, dari puluhan KDKMP yang selesai dibangun di Kabupaten Malang terdapat KDKMP yang menunjukkan perkembangan positif dengan omzet besar. 

Salah satu contoh KDKMP yang telah beroperasi dan menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dengan mengoperasikan berbagai unit usahanya yakni KDMP Randugading Tajinan. Tito menyebut, KDMP Randugading sendiri sebelumnya merupakan pengembangan dari Koperasi Wanita atau Kopwan yang telah memiliki berbagai aset cukup besar. 

"KDMP Randugading itu pengembangan dari Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Wanita. Awalnya asetnya sudah sekitar Rp 3 milliar. Setelah dikembangkan menjadi Kopdes Merah Putih, sekarang mengembangkan usaha semacam minimarket," tutur Tito. 

Selain itu, KDMP Randugading juga mengelola layanan air bersih untuk masyarakat di Desa Randugading, Kecamatan Tajinan. Sehingga, unit-unit usaha yang dimiliki terus dikembangkan dan berdampak bagi masyarakat luas Kabupaten Malang, khususnya yang berada di Desa Randugading, Kecamatan Tajinan. 

Kemudian Tito jug mencontohkan KDMP Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang yang merupakan pengembangan dari Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Jaya di kawasan Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

"Koperasi Mina Jaya ini asetnya sudah besar. Dulu KUD di Sendang Biru, kemudian berkembang menjadi Koperasi Desa Merah Putih. Sekarang sudah punya pom bensin, cool storage dan berbagai macam usaha," ungkap Tito. 

Lebih lanjut, KDMP yang telah berkembang yakni KDMP Pujiharo Tirtoyudo. Di mana unit-unit usaha yang dikelola yakni berbagai fasilitas ekonomi bantuan dari pemerintah pusat berupa program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

"Di Pujiharjo ada Kampung Nelayan Merah Putih, itu bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan. Usahanya sekarang dikelola oleh KDMP. Jadi usaha-usaha yang sudah dibangunkan Kementerian Kelautan dan Perikanan itu dikelola oleh koperasi desa sebagai badan usahanya," jelas Tito. 

Baca Juga : Pemkot Kediri Bersama Kejari Kota Kediri Sediakan Sembako Murah

Kemudian, pejabat publik yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang ini menyebut bahwa KDMP Selorejo Dau juga menunjukkan perkembangan yang baik. Salah satunya yakni KDMP Selorejo Dau sudah mulai memasok hasil buah untuk penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Ada lagi beberapa koperasi yang sudah action, seperti Selorejo. Selorejo sudah memasok buah ke MBG juga," kata Tito. 

Sementara itu, untuk KDKMP yang belum beroperasi, saat ini mayoritas sedang dalam proses pembangunan fisik dan pemenuham fasilitas sarana prasarana untuk menunjang program KDKMP di masing-masing wilayah di Kabupaten Malang. 

"Kalau sekarang berkaitan dengan usaha-usaha yang dilakukan, sebagian besar KDKMP masih menunggu pembangunan fisik selesai untuk pengembangan unit usaha secara maksimal," tandas Tito. 

Pihaknya berharap, program KDKMP di Kabupaten Malang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Sehingga dapat memberikan penguatan terhadap ekonomi desa/kelurahan, sekaligus dapat bermanfaat untuk masyarakat di wilayah tersebut dengan menggerakkan berbagai unit usaha yang dimiliki.