Berikut Kronologi dan Data Korban Kecelakaan Beruntun di Pantai Gemah Tulungagung

Reporter

Anang Basso

Editor

Heryanto

02 - Jan - 2018, 02:34

Situasi sesaat setelah kecelakaan di pantai Gemah Tulungagung (Foto : Istimewa)

 Kecelakaan beruntun di pantai Gemah Kecamatan Besuki Tulungagung melibatkan 7 (tujuh) kendaraan dan puluhan orang, sembilan di antaranya mengalami luka ringan hingga serius. 

Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Dr Iskak Tulungagung sedangkan bangkai kendaraan belum bisa dievakuasi karena tempat wisata tersebut masih dipenuhi pengunjung. 

"Nanti kalau malam setelah lalu lintas sepi kita akan evakuasi," terang kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Wisnu Prastyo Kuncoro 

Wisnu juga menjelaskan kendaraan yang terlibat diantaranya Mobil Bus No Pol AG 7950 IR ( 30 penumpang), Mobil Isuzu ELF  No Pol : L 7018 LS (10 penumpang), Mobil Isuzu ELF  No Pol : L 7467 GA ( 18 penumpang), Mobil Isuzu ELF  No Pol : AG 7164 YA ( 15 Penumpang), Mobil Daihatzu Luxio No Pol : AG 1933 VU (9 penumpang), 1 Pengendara Sepeda Motor Vario No Pol : AG 5532 UQ dan 1 Pengendara Sepeda Motor Yamaha Vixion No Pol : AG 5773 DV. 

"Kejadian tersebut terjadi pada saat Mobil Bus No Pol ; AG 7950 UR yang berjalan dari arah besuki hendak ke pantai gemah, tepat di turunan sebelum pintu masuk pantai gemah di jalan yang menurun mobil bus tersebut remnya blong, sehingga pengemudi tidak bisa mengasai kendaraan dan menabrak dari belakang  mobil Izusu ELF No Pol ; L 7018 LS," kata Wisnu 

Kecelakaan tidak berhenti disitu, bus yang mengalami rem blong itu kemudian menabrak  dari belakang mobil Izusu ELF NO Pol L 7467 GA  menbrak lagi dari belakang Mobil Izusu ELF No Pol AG 7164 YA.

Kemudian mobil Izusu terdorong dan memanbrak mobil Daihatsu luxio no pol  AG 1933 VU kemudian, mobil Bus, oleng kekiri menabrak sepeda motor vario No pol  AG 5532 UQ dan menabrak sepeda motor Yamaha Vixion No pol AG 5773 DV

" Mobil Bus berhenti setelah menabrak palang jembatan,"  Kasat Lantas. 

Akibat Kejadian Korban kasat lantas menguraikan korban kecelakaan di antaranya korban luka berat 1 (satu) dan korban luka ringan 8 (delapan). Rinciannya :
1.    Tomi Agus Supriadi mengalami luka bengkak dipunggung.
2.    Mella Aulia Fransiska, 16 Tahun, Pelajar , Perak jombang mengalami luka bengkak tangan kiri
3.    Fery andriawan, 24 Tahun, Swasta, luka gores tangan kanan 
4.    Gita anista devita sari, 8 tahun, pelajar perak Jombang mengalami luka gores di wajah.
5.    Hartono, 35 Tahun, perak jombang mengalami luka gores disiku kanan
6.    Samiaji, 38 Tahun . swasta,, ploso perak Jombang mengalami luka rrobek lengan kiri
7.    Mujiono,38 Tahun  ploso perak Jombang mengalami luka patah tangan kiri
8.    Arya Firmansyah, 15 Tahun, pelajar, ,, ploso perak Jombang mengalami luka robek pergelangan tangan kanan 
9.    Anik Sumari, 40 Tahun, Ploso perak Jombang mengalami luka gores dibagian wajah

Mela (15), salah satu korban yang mengalami patah pada bagian kelingking kanannya tersebut mengatakan dari Jombang dirinya berangkat menggunakan 2 elf menuju Prigi, namun sopir mengajak ke Gemah yang menurut sopir pemandangannya juga bagus. 

“Firasat sih ndak ada, tapi awalnya itu sudah niat mau ke Prigi bahkan sudah masuk jalan arah ke Prigi tapi tiba tiba sopir merekomendasikan lokasi lain yang tak kalah bagus, yaitu di Pantai Gemah.” Ujar Mela saat ditemui di Green Zone RSUD Dr Iskak.

Sementara itu Humas RSUD Dr Iskak Tulungagung, Moh Rifai mengatakan pihaknya saat ini sudah merawat ke 7 korban laka lantas tersebut, dan semuanya kini mendapat perawatan intensif di Green Zone RSUD Dr Iskak.

“Sudah kami tangani, saat ini di Green Zone RSUD Dr Iskak Tulungagung” ujarnya.

Untuk korban yang paling parah yakni Gita, sudah ditangani dan direncanakan akan menjalani operasi untuk memulihkan luka bakar yang terjadi pada bagian wajahnya, begitu juga dengan korban yang mengalami patah jari dan tangannya.

“Untuk korban yang memerlukan tindakan lanjutan seperti operasi, akan kita jadwalkan, jika kondisinya membaik pasca operasi ya kita persilahkan untuk melanjutkan perawatan dengan rawat jalan,” Pungkas Rifai.